Bila senja tiba, bukan sekadar menukar siang menjadi malam. Ia juga mengubah usia kita. Ia menghakis sisa umur yang ada. Bila matahari berlabuh, maka kita akan semakin tua. Kita tahu kita semakin tua hanya setelah kita mengingati kisah silam kita tinggal nolstalgia. Bagaimana cerah sekalipun siang anda, tatkala malam tiba, siang yang cerah tidak akan kembali lagi.
Ketika kanak-kanak dulu, aku selalu berlari di batas bendang waktu senja begini. Kami juga bermain tembak-tembak dan masak-masak. Kadangkala bermain layang-layang atau wau lepek. Layang-layang kami bina sendiri, dan kami berlari melawan angin. Banyak teman kanak-kanak yang terus bersahabat hingga kini, ada yang tidak. Ada yang hilang, ada yang telah kembali menemui Tuhan.
Waktu itu, kita selalu berangan-angan untuk menjadi dewasa. Bila dewasa, kita menjadi takut dengan usia tua.
No comments:
Post a Comment