Yang Ikut

Tuesday, 20 January 2026

Bagaimana rasanya menjadi profesor?

Sejak dua tahun lalu aku bergelar Profesor.

Apa rasanya?

Sebenarnya ia tetaplah pangkat ciptaan manusia. Sama ada bijak atau tidak, ia hal relatif. Kepandaian manusia berbeza-beza. Kita rasa kita ini bijak, tapi bila bersama dengan sarjana lain, kita tahu ilmu kita tak seberapa pun. Hendak dibandingkan gaji juga, ia juga tak sebesar mereka yang di syarikat minyak atau yang kerja di luar negara.

Jadi apa rasanya?

Tak perlu merasa apa-apa. Anggaplah ia sekadar cerita dunia sahaja. Ia hanya salah satu pekerjaan yang ada dalam dunia. Itu sahaja. 

Setiap pekerjaan ada ceritanya. Ia boleh membuat kita semakin baik, tapi boleh jadi kian membinasa kita. Tergantung di mana kita berdiri, dan sejauh mana kita mendefinisikan apa makna hidup.

Selebihnya, hidup tak bergantung kepada darjat dan pangkat. Ia bergantung kepada sama ada kita memberi manfaat.

No comments:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails