Yang Ikut

Wednesday, 14 April 2010

Aku

Reactions: 
Aku petik sajak Almarhum Chairil Anwar - penyajak tersohor dari Indonesia.

Aku


Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

********************************

Aku tidak berhajat mengulas sajak itu. Itulah sebenarnya cerita resah pelajar PhD. Berhadapan dengan gelisah, berhempas pulas dengan cerita demi cerita. Sama ada sakit atau demam, setiap hari kerja perlu diteruskan juga. Tidak mampu menaip seratus patah, menaip 2 patah kata sudah dianggap usaha.

Kemudiannya bertembung lagi dengan masalah baru. Berhujah dan berdebat. Menghantar hasil kajian untuk persidangan atau penerbitan jurnal. Ada yang diterima, ada yang ditolak. Dikritik hebat. Patah hati. Kecewa. Tetapi, bangun berjuang lagi. Kalau terus diselimut resah, masa tetap mengejar juga. Ia tidak mengira cukup atau tidak.

Masa cuma 3 tahun.

Ah, apa yang sudah aku tulis dalam tempoh 2 tahun setengah ini?

2 comments:

ziarah76 said...

macam2 ada dlm 3 tahun

atoi said...

Yang baik dariNya, yang buruk dari kelalaian kita jua. Moga tergenggam apa yang ingin dicapai dengan izinNya.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails