Yang Ikut

Wednesday, 24 February 2010

Apa komen mereka?

Reactions: 
Salah seorang penilai artikel aku ke satu jurnal menulis:

This is a nice and well written article, and its contribution to science has been explained very well. I suggest accepting this article for the special issue. However, some revisions are needed before it can be published.

Seorang lagi penilai lain dalam ulasannya:

This manuscript deals with an interesting topic (PSC) within the theoretical framework of the JDR model. It has some interest as far as policies regarding health and safety are concerned. Unhopefully the paper suffers from a number of limits from a conceptual, methodological and contribution point of view.

Ketua editor - pencipta teori Job Demands-Resources, pula dalam merumuskan artikel aku:

I agree with the reviewers that your research topic is an interesting one, and may contribute to the JD-R literature. I also appreciate the fact that the paper is well-written, and that you have tested the model using unique data collected in Malaysia. On the other hand, the reviewer has expressed serious concerns regarding the theoretical, methodological, and analytical problems related to the current version of the manuscript. I will not repeat these concerns here, but instead refer to the reviews.

Sebenarnya itulah antara pengalaman yang dialami penulis kecil (penulis besar juga) apabila menghantar artikel untuk dimuatkan ke dalam jurnal. Mereka melihat semua aspek, baris demi baris. Itupun, artikel yang dihantar itu telah disemak beberapa kali oleh penyelia kajian. Maksudnya, bukan mudah satu-satu tulisan boleh dimuatkan ke dalam jurnal.

Ada artikel yang terus ditolak. Ada artikel yang masih ada peluang untuk diperbaiki. Ada yang terus diterima. Kes artikel aku ialah bagi kategori dua. Jadi aku masih diberi masa untuk memperbaiki artikel ini.

Untuk beberapa hari yang bakal datang, hidup aku akan menjadi lebih sibuk. Sibuk dengan pembetulan. Sibuk juga dengan 2 artikel lain yang belum dihantar.

Nota: Lihat juga bagaimana orang Barat menulis. Mereka memuji dahulu. Kemudiannya mengkritik. Mereka cenderung 'mencari ruang untuk pembaikan'. Kita pula cenderung mencari 'ruang kesilapan' bagi membolehkan seseorang dihentak dan dilanyak. Begitu juga apabila menyertai persidangan akademik. Orang Asia (termasuk Malaysia) lebih bersifat untuk mengkritik dan mencari salah.

Amacam? Mahu buat PhD?

4 comments:

Inah said...

well, i assumed this paper is accepted..well done :)

FakirFikir said...

Not yet accepted, but not rejected :-

Kalam Tintaku.... said...

rasa semangat bila sudah membaca post2 spt ini dari awal sampaila kini...setidak2nya saya ambil mutiara pengalamn bg hidup saya untuk dunia akademik yg sedang saya lalui......terima kasih d atas perkongsian pengalamnnya....

Ahmad Al-Hadi said...

Dulu ada orang cakap....
Kalau nak sembelih ayam pun, kena usap lehernya dulu....

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails