Yang Ikut

Thursday, 7 June 2018

Kritiklah

Reactions: 
Seperti pintu air yang ditutup sekian lama, tiba-tiba terbuka, maka masuklah segala sampah sarap ke muara. Di antara banyaknya barang yang hanyut, ada yang berguna, yang tak berguna pun masuk juga. Yang berguna mungkin beberapa barang yang boleh diguna. Yang tak berguna seperti pampers dan bekas plastik pun turut lalu.

Begitulah hiruk pikuk setelah bergantinya Barisan Nasional dengan kerajaan baru, Pakatan Harapan.

Ada saran dan kritik yang berguna, selebihnya hanyalah prasangka yang menyakitkan hati.

Sebagai pengkritik - pilihlah juga topiknya. Jangan asal barang boleh dibuang, kita humban semua sekali. Yang melihat dan membaca pula, pilihlah juga. Jangan asal dilihat itu berkilat, ia disangka permata. Mata buaya juga berkilat sifatnya.

Warga Malaysia yang tak terbiasa memberi saran dan mendengar saran, perlu ada satu lagi ilmu. Ilmu memilih saran.

Di Barat, mereka lama hidup dalam budaya subur demokrasi dan kebebasan bersuara.

Kita mungkin ini peluang kali pertama dalam tempoh 60 tahun ini. Jangan kerana marah itu dipendam lama, kita ungkit semua nista 10 keturunan.

Kebebasan bersuara itu - bebas bersuara untuk hal yang baik. Hal yang nista, simpanlah ia untuk diri sendiri dulu.

Kritik - perlu ada ilmu dulu.


No comments:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails