Yang Ikut

Monday, 1 March 2021

Selamat pulang alam baru

Kematian Teman 

(Dedikasi untuk teman-teman yang telah pulang)

Kematian teman itu tidaklah sekadar hilangnya seseorang yang pernah ada, tapi menghilangkan juga rasa percaya dan mematikan cita-cita

Seolah berdiri sendiri di sebuah gurun yang tiada penghuni

Dan paling menyakitkan

Tatkala dilanda kecewa, tiada lagi tempat bercerita

Tatkala germbira tiada lagi tempat berkampung untuk bertemasya, seolah kita sedang melewati jalan panjang yang tak berpenghujung

Secawan kopi panas yang kau hirup menjelang lewat dinihari

Terasa nikmatnya bukan kerana rasa pahitnya menyerap ke celah gigi, atau manisnya yang melekat di celah bibir yang bergetah

Ia hanya terasa begitu girang kerana secawan kopi itu disulam dengan cerita yang teman kita selalu mengangguk percaya

Walau pun dia sendiri tahu bahawa kita hanya sekadar menambah rasa

Kematian teman seolah kematian diri sendiri, lalu terkurung dalam kubur kesepian yang paling menakutkan

Terasa sakitnya seolah secawan kopi panas tertumpah di kaki dan tak siapa lagi yang ambil peduli rasa malu dan sakit hati

melainkan kita sendiri bertanya 

temanku adakah kau sedang tersenyum melihat aku?

_______

Sudah lama tak menulis sebab banyak yang baru telah menjadi lama. Yang lama pula telah banyak yang tiada.

Selamat pulang teman-teman lama yang istimewa. Tak berapa lama sebelum PKP 1.0 Sdr Din, pencipta grafik blog ini telah pulang.



Setelah berakhirnya PKP 1.0, teman yang lain pula telah pergi. Mereka antara watak utama yang selalu dicerita dalam blog ini.

Bila semua telah tiada, aku juga merasa tiada mood menulis. 

Berbahagialah hidup di alam sana. Alam destinasi kita semua sama ada kita suka atau tidak. Ia rumah kosong untuk kita semua.




No comments:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails