Yang Ikut
Friday, 25 September 2015
Musim bunga tiba lagi
Lupakan merah. Lupakan kuning. Lupakan yang resah. Lupakan yang runsing. Musim bunga tiba lagi. Ia indah. Ia melakarkan cerita musim baru yang riang.
Bunga, tidak seperti manusia. Ia menepati janjinya. Akan berbunga bila tiba waktunya. Akan gugur bila sampai janjinya. Ia tidak menangguhkan. Ia datang dan pergi mengikut kitar alam.
Manusia tidak. Manusia tidak selalu berpegang dengan janjinya. Manusia berpegang dengan mimpinya. Bunga memberikan keindahan kepada setiap yang melihat. Manusia mengejar untuk mengindahkan nafsu hidupnya, tanpa peduli orang melihatnya indah atau jelik.
Aku hanya sekadar pemerhati kitar hidup sang bunga dan kitar hidup manusia.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment